Angka Investasi Meroket, Tapi Mengapa Rupiah Justru Melemah?
Angka Investasi Meroket, Tapi Mengapa Rupiah Justru Melemah?
Pernahkah Anda membaca berita tentang investasi triliunan rupiah yang masuk ke Indonesia, namun di hari yang sama melihat kurs Rupiah justru sedang loyo terhadap Dolar AS? Pertanyaan logisnya: Kenapa bisa begitu? Bukankah investasi masuk seharusnya membuat mata uang kita menguat?
Jawabannya terletak pada apa yang disebut sebagai Paradox Investasi. Fakta mengejutkannya adalah tidak semua investasi asing masuk ke Indonesia dalam bentuk uang tunai murni yang ditukarkan ke Rupiah. Banyak investasi raksasa yang ternyata berbentuk aset non-kas, seperti pengiriman mesin pabrik, teknologi, hingga lisensi paten. Akibatnya, angka di atas kertas terlihat masif, tetapi tidak ada transaksi penukaran Dolar ke Rupiah di pasar valuta asing.
Selain itu, kita juga harus berhadapan dengan sifat instan dari "Hot Money" (Investasi Portofolio) dan kebijakan suku bunga The Fed yang menekan mata uang negara berkembang.
Saya telah merangkum analisis mendalam, perbandingan visual antara PMA vs Portofolio, serta 3 tekanan utama terhadap Rupiah ini ke dalam sebuah dokumen PDF edukasi yang ringkas dan mudah dipahami.
Anda bisa membaca atau mengunduhnya secara gratis melalui tautan Google Drive di bawah ini:
Komentar
Posting Komentar